Satuan Tugas Imunisasi Dewasa PP PAPDI bersama Unit Pelatihan PAPDI telah sukses menyelenggarakan seminar Continuing Medical Education (CME) bertajuk “CARDIVAX FORUM: Collaborative Prevention Strategies for Herpes Zoster Across Cardiology, Endocrinology, and Nephrology” pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid dari Maraya Room, DoubleTree by Hilton Jakarta, serta platform Zoom Meeting ini disambut antusias oleh para klinisi. Tercatat kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta secara offline dan 220 peserta secara online, yang terdiri dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD) serta peserta PPDS Ilmu Penyakit Dalam dari berbagai wilayah.

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PP PAPDI, Dr. dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD-KAI, FINASIM, serta Ketua Umum PP PAPDI, Dr. dr. Eka Ginanjar, Sp.PD-KKV, FINASIM, FACP, FICA, MARS, SH. Forum ini berfokus mendudukkan herpes zoster bukan hanya sebagai kelainan kulit, melainkan ancaman multisistem dengan beban klinis berat pada pasien komorbiditas.
Tiga narasumber ahli memaparkan materi komprehensif dari sudut pandang subspesialistik masing-masing:
- Bidang Kardiovaskular: Dr. dr. Simon Salim, Sp.PD-KKV, AIFO, FINASIM, FACP, FICA memaparkan kaitan antara reaktivasi virus varicella-zoster, inflamasi vaskular, dan risiko jangka panjang terhadap kejadian stroke, infark miokard, hingga gagal jantung.
- Bidang Endokrinologi: dr. Ida Ayu Made Kshanti, Sp.PD-KEMD menguraikan bagaimana disfungsi sistem imun pada pasien diabetes melitus meningkatkan risiko reaktivasi virus serta memicu disregulasi glikemik dan komplikasi metabolik lanjutan.
- Bidang Ginjal-Hipertensi & Imunokompromais: Dr. dr. Pringgodigdo Nugroho, Sp.PD-KGH menegaskan tingginya kerentanan pasien penyakit ginjal kronik (PGK), pasien dialisis, maupun penerima transplantasi terhadap keparahan herpes zoster, disertai ulasan bukti klinis terkait keamanan serta efektivitas vaksinasi pada kelompok imunokompromais.

Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi diskusi panel yang dipandu oleh Dr. dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD-KAI, Finasim. Diskusi berjalan sangat dinamis dan interaktif dengan masuknya lebih dari 10 pertanyaan mendalam yang ditujukan pada lintas narasumber. Pertanyaan berfokus pada studi kasus klinis di lapangan terutama mengenai penentuan waktu (timing) vaksinasi pada pasien polifarmasi atau kondisi imunokompromais.

Melalui momentum CARDIVAX FORUM ini, para klinisi sepakat pentingnya mengintegrasikan vaksinasi herpes zoster rekombinan ke dalam protokol tatalaksana rutin pasien berisiko tinggi. Diharapkan, kolaborasi multidisiplin yang terbangun dapat terus meningkatkan cakupan imunisasi dewasa serta menekan beban morbiditas pasien penyakit dalam di Indonesia.

